DEFINISI KEMISKINAN


BAPPENAS (2002)

Kemiskinan adalah situasi atau kondisi yang dialami seseorang atau sekelompok orang yang tidak mampu menyelenggarakan hidupnya sampai suatu taraf yang manusiawi.

BPS

Kemiskinan adalah kondisi dimana seseorang hanya dapat memenuhi kebutuhan makannya kurang dari 2.100 kalori per kapita per hari.

BKKBN

q  Kemiskinan adalah keluarga miskin prasejahtera yang tidak dapat melaksanakan ibadah menurut agamanya; tidak mampu makan 2 kali sehari; tidak memiliki pakaian berbeda untuk di rumah, bekerja dan bepergian; bagian terluas rumah berlantai tanah; dan tidak mampu membawa anggota keluarganya ke sarana kesehatan.

q  Keluarga miskin adalah keluarga yang :

–         Paling kurang sekali seminggu keluarga makan daging ikan/telur.

–         Setahun sekali seluruh anggota keluarga memperoleh pakaian kurang dari satu stel pakaian baru.

–         Luas lantai rumah kurang dari 8 m2 untuk tiap penghuni.

q  Keluarga miskin sekali adalah keluarga yang karena alasan ekonomi tidak dapat memenuhi salah satu atau lebih indikator yang meliputi :

–         Pada umumnya seluruh anggota keluarga makan 2 kali sehari atau lebih.

–         Anggota keluarga mempunyai pakaian berbeda untuk di rumah, bekerja/sekolah dan bepergian.

–         Bagian lantai yang terluas bukan dari tanah.

BANK DUNIA

Kemiskinan adalah tidak tercapainya kehidupan yang layak dengan penghasilan US $ 1 per hari.

Ciri kemiskinan yang diambil dari berbagai sumber rujukan (Cresent; 2003), adalah :

  1. Secara politik; tidak memiliki akses ke proses pengambilan keputusan yang menyangkut hidup mereka.
  2. Secara sosial; tersingkir dari institusi utama masyarakat yang ada.
  3. Secara ekonomi; rendahnya kualitas SDM termasuk kesehatan, pendidikan, ketrampilan yang berdampak pada penghasilan.
  4. Secara budaya dan , seperti rendahnya etos kerja, berpikir pendek, dan fatalisme.
  5. Secara lingkungan hidup; rendahnya pemilikan aset fisik termasuk aset lingkungan hidup seperti air bersih dan penerangan.

Penduduk miskin di Indonesia dibedakan menjadi :

1. Kemiskinan kronis (chronic poverty) atau kemiskinan struktural; yang terjadi terus menerus.

2. Kemiskinan sementara (transient poverty) yang ditandai dengan menurunnya pendapatan masyarakat secara merata sebagai akibat perubahan siklus ekonomi dari kondisi normal menjadi kondisi krisis.

2 responses to “DEFINISI KEMISKINAN”

  1. munir says :

    mohon di cantumkan sumber referensi nya di bawah secara lengkap…… klu perlu mus bahas sedikit pembagian kelompok kesejahteraan ada berapa kelompok seperti ” sangat kaya, kaya, sederhana, miskin, miskin sekali ” berdasarkan kriteria2 yg ada dan bisa ngak di klasifikasi dari kondisi tersebut mana yang sangat rentan terhadap kondisi kerentanan sosial…..

    • xmus says :

      itu sumbernya dari bahan kuliah bang……insyaAllah kedepannya akan saya cantumkan beberapa permintaan abang….thanks ya bang……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: